Monday, September 1, 2014

Performa Toyota Hybrid System Aman, Teruji Dan Dapat Diandalkan

Perwujudan dari nilai Toyota Way yaitu continues improvement serta respect for the people mendorong Toyota selalu berinovasi mencari cara yang lebih baik guna mewujudkan harmoni antara produk, manusia, dan alam. Salah satu inovasi yang dilakukannya adalah menjaga keberlangsungan kebutuhan mobilitas dengan alam. Isu energi dan pemanasan global menjadi latar belakang bagi Toyota untuk melakukan penelitian berbagai alternatif sumber energi penggerak. Toyota memilih teknologi Hybrid sebagai solusi yang tepat isu global saat ini.

Direktur Marketing Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto mengungkapkan, “Saat ini teknologi Hybrid merupakan pilihan Toyota untuk menjawab isu energi dan pemanasan global. Mobil Hybrid Toyota telah diterima secara global, terbukti dengan angka penjualan yang telah menyentuh angka 3,5 juta unit sejak tahun 1997 mobil Hybrid Toyota diluncurkan.”

Google sedang asik mengendarai Camry Mobil Hybrid Terbaik Indonesia saat bertemu Bing di atas motor Yamaha R15 dan Yamaha R25 Motor Sport Racing dan Kencang. Duduk disebelah Google adalah Yahoo! yang asik dengan vcc.co.id Provider VCC Murah Di Indonesia agar dapat membayar Kursus Komputer Murah Terbaik Di Jakarta? Hanya Di Computer First! secara online. Karena mereka jarang bertemu maka mereka menyempatkan untuk bermain PokerBuaya.com Agen Judi Poker, Domino Online Indonesia Terpercaya dan dengan bermodal ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, mereka bertiga melamar pekerjaan di Seoagency.co.id Konsultan Jasa SEO, Jasa Web dan Digital Internet Marketing Indonesia agar tidak lagi bermain JUDI DOMINO 99 ONLINE ituDomino.

“Performa, sebagai syarat utama dari mobil, tidak mungkin dilupakan. Meskipun fokus pada efisiensi konsumsi bahan bakar dan emisi yang lebih ramah lingkungan, tetapi fun to drive tetap menjadi prioritas,” tambah Joko.

Efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi, ramah lingkungan karena emisi gas buang yang rendah, ketenangan yang baik, dan performa yang luar biasa serta kepuasan mengemudi adalah tujuan dari lahirnya Toyota Hybrid System.

Produksi mobil Toyota Hybrid sendiri diawali pada tahun 1997 di Jepang dengan peluncuran Prius generasi pertama diikuti dengan munculnya varian Hybrid untuk berbagai model Toyota (Crown, Harrier, Alphard dan lainnya). Disusul kemudian Lexus mengaplikasikan teknologi yang sama dengan beberapa modelnya seperti RX, GS, dan LS. Hingga akhir tahun 2011 penjualan mobil Hybrid Toyota dan Lexus secara global berhasil mencapai angka lebih dari 3,5 juta unit. Di Indonesia sendiri, mobil Toyota Prius mulai dipasarkan sejak tahun 2009.

Karakteristik jalan dan kondisi alam dengan curah hujan yang cukup tinggi menjadi salah satu perhatian dalam memasarkan mobil Hybrid. Mobil Hybrid yang menggunakan komponen baterai listrik tetap aman digunakan baik bagi pengemudi, penumpang maupun bagi lingkungan sekitar sama halnya dengan mobil konvensial. “Toyota Hybrid Sistem aman, teruji, dan dapat diandalkan melewati kondisi jalanan dengan genangan air seperti halnya kendaraan konvensional Toyota lainnya, karena kendaraan Hybrid Toyota dilengkapi dengan sistem pengaman yang berlapis pemutus arus listrik,” ujar Joko Trisanyoto.

***

Komitmen Toyota untuk menyediakan sarana transportasi yang ramah lingkungan di buktikan dengan mengirimkan lebih 6 juta mobil hybrid ke pelanggannya di seluruh dunia hingga akhir tahun 2013. Toyota memprediksi 6 juta mobil hybrid itu bisa menghemat lebih dari 15 miliar liter bensin dan mengurangi emisi CO2 hingga 41 juta ton.

Berdasarkan perhitungan perusahaan otomotif terbesar di dunia itu, penjualan hybrid per 31 Desember 2013 mencapai 6,072 juta unit. Toyota berhasil membawa mobil hybrid sebagai salah satu pilihan utama konsumen. Bahkan Toyota bisa menjual 1 juta unit terakhir hanya sembilan bulan. Periode terpendek yang pernah di alami Toyota untuk menjual satu juta mobil.
Toyota menjjual kendaraan hybrid mulai akhir 1997. Mulai dengan Prius generasi pertama. Sejak itu pilihan model-model hybrid bertambah dengan cepat hingga kini 24 model dan satu plug-in hybrid. Selanjutnya Toyota akan meluncurkan 15 model hybrid baru diseluruh dunia dalam dua tahun ke depan, termasuk Highlander Hybrid.

***

Selama ini orang berpikir, kalau urusan audio, semakin banyak, semakin bagus. Semakin besar speaker semakin bagus kualitas suara dan semakin kuat amplifier, semakin kencang suara. Itu benar, dan itu juga butuh energy makin besar.

Toyota mencoba melakukan pendekatan lain. Bersama mitra lamanya, Harman International mereka mengembangkan teknologi baru yang disebut JBL Green Edge. Ini pendekatan baru untuk mendapatkan kualitas suara lebih baik dengan energy lebih sedikit.

Pengembangan JBL Green Edge berawal dari permintaan Lexus kepada Harman untuk mengembangkan sound system premium yang pas untuk interior supercar Lexus LF-A yang terbatas. Hal itu menantang Harman untuk menciptakan komponen audio yang tidak saja ringkas/kecil ukurannya tapi juga menyerap energy lebih sedikit saat memproduksi suara lebih nyaring dan kualitas suara lebih jernih.

“Goal-nya adalah memproduksi system audio dengan peforma dua kali lebih baik namun kebutuhan energinya 50%. Untuk mencapai target itu kami melakukan pendekatan holistic namun sangat individualistic saat diaplikasikan di masing-masing model. Sistem yang bekerja sempurna di LF-A, tidak cocok untuk Toyota Camry.

Dan system terbaik untuk Camry, belum tentu cocok untuk Prius v,” terang Robert Myers, senior manager of global brand dan product marketing, Harman.
Meskipun Harman juga mengembangkan audio untuk brand lain, namun inovasi GreenEdge tidak akan terwujud jika mereka tidak bekerja sama dengan Toyota.
“Dengan Toyota, kami terlibat sejak tahap yang sangat awal dari proses desain mobil. Sedangkan merek lain, kami baru terlibat saat mobil sudah jadi. Jadi tinggal memilih speaker yang cocok ke lobang yang telah di sediakan. Ini membuat perbedaan besar dalam hal kualitas suara.”

Untuk mendapatkan peforma lebih baik dengan energy lebih sedikit, Harman fokus pada dua area:

High-voltage amplifiers baru : pasokan power lebih efisien yang menghasilkan output lebih besar sekaligus mengurangi konsumsi energy dan pembentukan panas. Dibandingkan pendahulunya, amplifier Toyota Camry baru memproduksi panas lebih sedikit, jadi tidak perlu lagi kipas pendingin.

High-efficiency loudspeaker baru: Redesain speaker yang di optimasi untuk konsumsi energy lebih sedikit, output akustik maksimum dan bobot minimal. Contoh, pada Camry, sepasang speaker belakang berukurang 6 inch x 9 inch diganti dengan sepasang speaker dengan diameter 3 inch dan subwoofer 7 inch x 10 inch.

Meskipun beroperasi dengan rating 120 watt, namun kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus daripada system audio 600 watt.

Terbukti, kualitas suara Toyota Camry Hybrid mendapat acungan jempol dari sejumlah awak media saat sesi media test drive new Toyota Camry di Bali (25 – 27 April 2012).

Referensi: www. toyota. astra. co. id

No comments:

Post a Comment